Manado – Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara berduka cita atas wafatnya Sudirman Salehe, kader sekaligus anggota aktif Kepanduan PKS Sulut.
Almarhum diketahui masih aktif membantu pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Sulawesi Utara yang digelar pada 24 Agustus 2025 kemarin. Namun hari ini, pihak keluarga menyampaikan kabar duka bahwa almarhum telah meninggal dunia. Kepergian mendadak ini menjadi pukulan berat bagi jajaran kepanduan dan seluruh kader PKS Sulut.
Ketua DPW PKS Sulawesi Utara, H. Amir Liputo, SH, menyampaikan rasa kehilangan mendalam.
“Almarhum Sudirman Salehe adalah kader terbaik yang memberikan banyak teladan dalam kepanduan. Hanya beberapa hari lalu beliau masih bersama kita di Muswil, dan kini Allah panggil pulang. Semoga amal baiknya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Amir Liputo.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Sulawesi Utara, H. Farist Suharyo, juga menyampaikan belasungkawa.
“Kepergian almarhum adalah kehilangan besar bagi keluarga besar PKS. Beliau dikenal rendah hati, penuh pengabdian, dan selalu siap berada di barisan dakwah. InsyaAllah perjuangannya akan menjadi amal jariyah,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Kepanduan DPW PKS Sulawesi Utara, Firman Hamzah Gobel.
“Almarhum Sudirman adalah bagian penting dari kepanduan. Ia hadir bukan hanya sebagai kader, tetapi juga sebagai sahabat dan teladan. Kepanduan PKS merasa sangat kehilangan, namun kami akan terus melanjutkan semangat dan jejak perjuangannya,” tutur Firman.
PKS Sulawesi Utara mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.

