Manado – Ketua DPD PKS Kota Manado sekaligus Anggota DPRD Kota Manado, Hj. Nur Amalia, S.M., menutup rangkaian agenda padatnya hari ini dengan menghadiri takziah di Wonasa atas meninggalnya Almarhum Sutrisno Bobihu.
Agenda dimulai dari Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, yang membahas penyampaian Walikota terhadap Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2025. Setelah rapat, Hj. Nur Amalia bersama Komisi III DPRD melakukan tinjauan lapangan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah Sumompo dan Buha.
“Sebagai wakil rakyat, kami perlu memastikan aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti, khususnya terkait pembangunan fasilitas publik yang menyangkut kesehatan lingkungan,” ujar Hj. Nur Amalia.
Usai turlap, beliau kembali ke kantor DPRD Kota Manado menyusul adanya informasi mengenai rencana aksi massa dari DPRD Provinsi yang disebut akan bergeser ke DPRD Kota. Namun hingga menjelang magrib, massa yang ditunggu tidak hadir.
Di tengah kesibukan tersebut, Hj. Nur Amalia tetap menyempatkan diri menjenguk saudara Nasir Ahaya yang tengah dirawat di RS Teling. “Kehadiran kita untuk saling menguatkan sangat penting, terlebih saat ada sahabat atau saudara yang sedang sakit,” tambahnya.
Mengakhiri aktivitas, Hj. Nur Amalia menghadiri takziah di Wonasa. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhum Husnul Khatimah dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan oleh Allah SWT,” tutupnya.




