Manado, 29 Agustus 2025 – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam rapat paripurna yang digelar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat (29/8).
Anggota Banggar DPRD Sulut, H. Amir Liputo, menegaskan agar pemerintah provinsi memprioritaskan penyelesaian persoalan listrik di daerah. Hingga saat ini, masih terdapat lima desa yang belum teraliri listrik, serta sejumlah pulau yang belum menikmati listrik 24 jam penuh.

“Ini harus menjadi perhatian serius, karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Liputo dalam penyampaiannya.
Selain itu, Banggar juga meminta Pemprov Sulut untuk segera mengambil langkah dalam menstabilkan harga pangan, khususnya beras yang belakangan mengalami kenaikan. Menurutnya, kebutuhan pokok masyarakat tidak boleh dibiarkan memberatkan warga.
Dalam sektor infrastruktur, Banggar menyoroti masih adanya kerusakan pada sejumlah fasilitas, terutama di tiga pulau yakni Sanige, Talaud, dan Sitaro. Perbaikan infrastruktur ini dinilai mendesak demi kelancaran aktivitas masyarakat.
“Tidak hanya infrastruktur jalan, perbaikan jaringan irigasi juga harus diperhatikan untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” tambah Liputo.
Banggar juga mengingatkan agar bidang pendidikan dan kesehatan tetap menjadi fokus utama. Menurut Liputo, pembangunan manusia melalui pendidikan dan kesehatan tidak boleh terabaikan di tengah upaya pembangunan fisik.
Rapat paripurna tersebut dihadiri pimpinan DPRD Sulut, Wakil Gubernur Sulut, jajaran TAPD Pemprov Sulut, serta anggota dewan.

