Manado, 25 September 2025 – Sejumlah anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi Keadilan Demokrasi turun langsung menemui warga Kelurahan Sumompo dan sekitarnya yang menggelar aksi damai menolak pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan TPA Sumompo, Kamis (25/9).
Rombongan anggota dewan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi Keadilan Demokrasi, Hj. Nur Amalia, S.M., yang akrab disapa Mak Dew, didampingi Sekretaris Fraksi, Sri Ananda Lamadau, serta anggota fraksi, Rahman Kodu.
Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga yang sedang menyuarakan penolakan atas rencana pembangunan IPLT di lingkungan tempat tinggal mereka. Para legislator itu menyempatkan diri berdialog dengan warga dan meninjau langsung kondisi sekitar TPA Sumompo.

Hj. Nur Amalia mengaku prihatin dan terharu melihat situasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pembangunan kota harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat tanpa menimbulkan korban atau pihak yang dirugikan.
> “Pembangunan Kota Manado yang tujuannya baik harusnya tidak mencederai siapapun, tidak mengorbankan siapapun, dan tidak ada yang tersakiti,” ujar Mak Dew di hadapan para warga.
Ia juga menyampaikan bahwa Fraksi Keadilan Demokrasi akan terus mengawal aspirasi masyarakat Sumompo agar suara mereka didengar dan menjadi pertimbangan serius dalam proses pengambilan keputusan pemerintah.
Sementara itu, warga Sumompo menyampaikan apresiasi atas kehadiran para wakil rakyat yang turun langsung menemui mereka. Mereka berharap DPRD dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan kondusif, mencerminkan kekuatan aspirasi warga untuk memperjuangkan hak atas lingkungan yang sehat dan layak huni.

