
Manado, 19 Agustus 2025 — Suasana duka menyelimuti Kelurahan Kairagi Satu Kampis pada Selasa siang, saat keluarga besar, kerabat, dan masyarakat sekitar berkumpul melepas kepergian Alm. Rohana Sugiono, ibunda tercinta dari Ibu Viona Sugiono.
Dalam suasana penuh haru itu, hadir Ketua DPD PKS Kota Manado yang juga Anggota DPRD Kota Manado, Hj. Nur Amalia. Kehadiran beliau sekaligus membawa doa dan kata-kata penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan PKS dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Hj. Nur Amalia menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Atas nama pribadi, keluarga besar PKS Kota Manado, dan seluruh kader, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah Husnul Khatimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan, khususnya Ibu Viona dan seluruh keluarga besar, diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Hj. Nur Amalia penuh haru.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat, diiringi lantunan doa serta air mata keluarga dan handai taulan. Kehadiran masyarakat setempat yang cukup banyak menunjukkan bahwa almarhumah semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan lingkungan sekitar.

Sebagai Ketua DPD sekaligus legislator PKS Kota Manado, Hj. Nur Amalia menegaskan bahwa PKS selalu berusaha hadir bersama masyarakat, bukan hanya dalam perjuangan politik, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan, baik suka maupun duka.
“Kehadiran kami adalah bentuk nyata dari semangat khidmat PKS untuk rakyat. Di saat suka kita bersama, di saat duka kita pun bersama. InsyaAllah ukhuwah ini terus kita jaga dan perkuat,” tambahnya selepas prosesi.
Pelepasan jenazah Alm. Rohana Sugiono tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga pengingat bahwa kehidupan diwarnai oleh kebersamaan dan dukungan moral antar sesama. PKS hadir memberi mjakna bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk melayani dan mendampingi masyarakat dalam setiap fase kehidupan.

